Monday, November 3, 2014

The Jose Movie Review
John Wick

Overview

Di dunia film, ada semacam “kutukan” buat aktor-aktor yang menjadi bagian di sebuah franchise besar: karirnya pasca franchise besar bakal semakin meredup. Memang tidak mutlak terjadi, tapi ada cukup banyak yang naas harus mengalami hal ini. Contoh yang paling mudah adalah Hayden Christensen yang memerankan karakter penting di franchise Star Wars Episode 1-3, atau Daniel Radcliffe dan Robert Pattinson yang lebih sering bermain di film-film indie pasca Harry Potter dan Twilight Saga. Keanu Reeves bisa dibilang sebagai salah satu “korban kutukan” ini yang mencoba terus bangkit pasca The Matrix Trilogy. Untung nasibnya masih lebih baik dibandingkan yang lain. Setidaknya dia masih membintangi proyek studio besar macam Constantine, The Lake House, dan A Scanner Darkly. Namun karirnya semakin lama semakin menurun pasca The Day the Earth Stood Still yang gagal total. Effort terakhirnya, Man of Tai Chi dan 47 Ronin ternyata belum mampu menaikkan lagi pamornya. Maka masih dengan proyek yang termasuk indie, Keanu mencoba sekali lagi peran yang sudah menjadi signature image-nya yang dingin di John Wick (JW).
Melihat dari profil proyeknya, JW tampak seperti film indie kelas B karena dukungan nama-nama di belakangnya. Disutradarai duo David Leitch dan Chad Stahelski yang punya background stuntman film-film Hollywood high profile, serta naskahnya ditulis oleh Derek Kolstad yang filmografi sebelumnya baru diisi 2 film indie. Tapi bukan berarti kualitas JW termasuk kelas B. In matter of fact, JW menjadi tontonan action yang unik dan sangat stylish.
JW memang punya premise yang tergolong cliche dan tiring: balas dendam pribadi seorang heroine misterius terhadap sebuah kelompok gangster. Bahkan belum lama ini sudah ada The Equalizer yang tergolong sangat mirip. But the best of JW adalah konsepnya yang seolah-olah bersetting di universe tersendiri, bukan di dunia nyata kita. Lihat saja mulai penggunaan koin sebagai mata uang sampai orang-orang yang mengenal karakter utamanya dengan ciri-ciri yang khas. Belum lagi koreografi aksi yang sangat stylish. Tidak hanya saat barehand fighting, tapi juga semua gunfight, terutama yang dilakukan dengan jarak dekat. Hasilnya tentu saja adegan-adegan aksi yang tergeber secara intens dari awal hingga akhir, tanpa terasa melelahkan. JW pun seolah menjadi non-stop pure action entertainment yang tanpa basa-basi. Sekonsep dengan The Raid atau The Raid: Berandal, dengan derajat keseruan dan keasyikan yang lebih tinggi. I have to say, JW has it all to be the most stylish action thriller of the year so far. And I think it will not be that easy to beat ‘em.

The Casts

Sejak awal karirnya, Keanu Reeves memang bukan tergolong aktor yang versatile. Mustahil membayangkan karakter emosional dibawakan oleh Keanu yang kalem dan dingin. Memahami fakta ini, Keanu adalah pilihan yang paling pas dan mungkin juga tak tergantikan untuk memerankan karakter John Wick. Alhasil sedikit adegan emosional di awal pun masih bisa ditampilkan Keanu dengan cukup meyakinkan.
Di lini aktor pendukung meski porsinya kalah jauh dibandingkan Keanu, tetap saja berhasil cukup menancap di benak penonton. Sebut saja Alfie Allen sebagai Iosef, Michael Nyqvist sebagai Viggo, Adrianne Palicki, dan tentu saja Willem Dafoe. Tidak ketinggalan penampilan singkat John Leguizamo dan Bridget Moynahan yang juga berhasil mencuri perhatian.

Technical

Koreografi yang menjadi kekuatan utama JW diiringi oleh soundtrack-soundtrack sinting dan scoring gokil sehingga menambah nilai stylish adegan-adegan yang disajikan di layar. Siapa yang tidak kangen Marilyn Manson mengisi soundtrack film action dan tentu saja penempatan lagu Think dari Kaleida yang susah dilupakan. Tata suara pun terjaga dengan prima dan crisp sepanjang film, termasuk pemanfaatan efek surround yang maksimal.
Sinematografi Jonathan Sela juga berhasil membingkai desain produksi yang serba indah dan adegan-adegan aksi stylish menjadi sebuah cinematic experience yang unik dan menyenangkan.

The Essence

Something we’re really good at will always be inside us, no matter how hard we try to get away. At some point, it will blow out anyway.

They who will enjoy this the most

-          Pure action movie’s fans
-          Stylish thriller action movie’s enthusiast
-          General audiences who seek for exciting entertainment
 Lihat data film ini di IMDb.
Rate film ini menurut Anda:
{[['']]}

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates