Sunday, October 26, 2014

The Jose Flash Review
Chef (2014)

Nama Jon Favreau melambung begitu menyutradarai 2 film Iron Man. Judul seperti Cowboys and Aliens serta Zathura turut memberikan predikat film action petualangan sarat CGI. Maka ketika ia membuat (menulis dan menyutradarai) sendiri film drama komedi bertemakan keluarga (bertemakan keluarga, bukan berarti cocok ditonton sekeluarga, apalagi keluarga dengan anak-anak di bawah umur) berjudul Chef, tentu ini menjadi hal yang menarik.

Di Chef, Jon mencoba menggabungkan berbagai isu kekinian menjadi satu adonan yang bisa jadi cukup real dan relevan, serta ter-blend dengan sangat menarik. Ia mengangkat isu dealing with critics, berani ber-entrepreneur, father-and-son, sampai the power of social media. Belum membahas tentang foodtruck yang beberapa bulan terakhir sempat trending di khazanah kuliner, tak terkecuali Indonesia. Hasilnya memang menjadi tontonan yang sangat menarik untuk diikuti, meski ceritanya sangat terasa personal sekali. Sayangnya, sebagai hasil dari cerita serba realistis, alurnya menjadi biasa saja, tanpa lonjakan emosi yang signifikan. Ya, mungkin memang konsepnya yang dibuat feel-good. I can feel it. Tapi tetap saja terasa ada yang kurang kuat secara keseluruhan.

Dari segi cast, Jon Favreau sendiri ternyata mampu menjadi aktor yang cukup menarik, apalagi dengan peran serius tapi sebenarnya sangat comedic di mata penonton. Menarik juga menyaksikan Sofia Vergara tidak se-medhok biasanya. Hasilnya peran Inez menjadi sedikit lebih serius (in a good way) ketimbang peran-peran Vergara sebelumnya, tapi tetap mampu menampilkan kelucuan tersendiri. Bintang cilik Emjay Anthony pun cukup mampu mencuri simpati penonton bekat kecerdasan dan “nasib” yang harus dialaminya.

Tapi jajaran cast yang paling menarik tentu saja penampilan sekejap dari Robert Downey, Jr dan mungkin juga ada yang menyukai performa Scarlett Johansson yang juga tampil sedikit berbeda ketimbang biasanya.

Hal menarik lain yang membuat Chef jadi hidangan yang sangat nikmat, menutupi kekurangannya, adalah sinematografi yang berhasil merekam adegan-adegan foodporn menjadi begitu menggugah selera. Ditambah musik-musik beraliran Cuban yang menambah eksotisme film.


So jika Anda termasuk foodish atau menyukai tema-tema sosial, Chef adalah tontonan yang pantang untuk dilewatkan.

Lihat data film ini di IMDb.
Rate film ini menurut Anda:
{[['']]}

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates