Thursday, March 13, 2014

The Jose Movie Review
Mr. Peabody & Sherman

Overview

Generasi sekarang mungkin tak banyak yang mengenal karakter Mr. Peabody & Sherman, salah satu segmen dari serial animasi The Rocky and Bullwinkle Show. Tak heran karena serial tersebut populer di era 60-an dan kurang begitu terdengar namanya setelah era tersebut. Beberapa segmen pernah diangkat ke layar lebar, seperti Boris and Natasha, Dudley Do-Right, dan The Adventures of Rocky & Bullwinkle. Namun kesemuanya nggak begitu sukses di pasaran. Kini Mr. Peabody & Sherman (P&S) punya kesempatan sukses yang jauh lebih baik untuk diangkat ke layar lebar karena digarap oleh DreamWorks Animation. Jujur, setelah franchise Shrek berakhir, animasi-animasi DWA lainnya tidak begitu membuat saya tertarik. Bahkan Kungfu Panda dan How to Train Your Dragon sama sekali tidak membuat saya jatuh cinta. Begitu menyaksikan trailer P&S, saya kembali yakin bahwa DWA akhirnya punya materi yang bagus dan menarik untuk dikembangkan. Pun hasil akhirnya ternyata sangat memuaskan.
Konsep anjing cerdas yang mengadopsi seorang anak manusia mungkin terdengar kinky atau kurang ajar, apalagi bagi anak-anak yang menjadi target audience utamanya, mengingat biasanya justru anak manusia lah yang “mengadopsi” anjing. Meski jelas dua karakter ini merupakan metafora dari pesan sebenarnya yang ingin disampaikan yang mungkin kelak akan dimengerti anak-anak ketika telah lebih dewasa. Tapi tunggu dulu, itu baru premise dasarnya saja. P&S versi layar lebar mengembangkannya menjadi sebuah kisah yang jauh lebih mudah dicerna oleh anak-anak sekalipun.
Issue tentang parenting cocok untuk direnungkan masyarakat umum, terutama para orang tua. Sementara anak-anak bisa menikmati petualangan seru melintasi berbagai rentang waktu, mulai era Marie Antoinette, King Tut dari Mesir, Leonardo Da Vinci, hingga legenda Troy. Hitung-hitung belajar sejarah melalui petualangan seru dan fun. Message untuk anak-anak tentang tujuan baik orang tua juga sukses tersampaikan. Sebuah paket komplit bagi siapa saja. Menghibur sekaligus menyentil banyak pihak.
Namun bukan berarti P&S tanpa cacat. Menjelang akhir, ia punya teoritis quantum berhubungan dengan time travel yang pasti membuat penonton, yang terbiasa mencerna konsep time travel sekalipun, mengernyitkan dahi. Terkesan sedikit memaksa dan kacau. Untung naskah tidak membiarkannya berlarut-larut menjadi semakin parah, dan mengakhirinya dengan cukup memuaskan. Heartly, at least.
So, P&S adalah animasi 3D yang easily lovable, baik karakter-karakter maupun ceritanya, menarik, dan menggelitik dengan selera humor cerdas. The next big thing from DreamWorks Animation. Semoga.

The Casts

Jika biasanya DreamWorks Animation mengandalkan nama-nama kondang di deretan voice talent-nya, kali ini mereka mencoba menggunakan nama-nama yang belum begitu dikenal. Kecuali, tentu saja, Leslie Mann yang mengisi suara Patty, dan Stanley Tucci yang mengisi suara Leonardo DaVinci. Tapi kesemuanya cukup mampu menghidupkan karakter masing-masing, termasuk karakter-karakter nyata.

Technical

Tak ada teknis-teknis animasi baru yang diperkenalkan di sini, namun semuanya cukup mendukung konsep cerita yang sci-fi namun tetap penuh warna-warna cerah. Score dari Danny Elfman, seperti biasa, mendukung keseruan cerita dengan ke-elegan-an khasnya.
Pilihan format 3D pun memberikan efek yang cukup maksimal. Tak hanya dari segi depth, tapi juga pop-out gimmick yang cukup banyak, meski tak tampak terlalu vulgar (baca: adegan-adegan yang sengaja dibuat agar terasa sekali efek 3D-nya). Worth your money and eyes’ health if the option is available in cinemas nearby.

The Essence

Secara garis besar, P&S jelas menyentil masyarakat kita yang sering kali doyan men-judge keluarga yang dianggap tidak sesuai dengan tatanan mayoritas. Padahal secara kualitas parenting internal bisa jadi sangat bagus, di atas masyarakat pada umumnya. Alhasil, kualitas parenting yang bagus tersebut bisa jadi buruk gara-gara faktor eksternal.
Selain dari itu, orang tua dan anak-anak bisa saling berkaca dan memahami tentang tujuan baik serta kebutuhan masing-masing.

They who will enjoy this the most

  • General audiences who seek for light entertainment, especially kids from all ages
  • DreamWorks Animation fans
  • The original Mr Peabody & Sherman fans
Lihat data film ini di IMDb. Rate film ini menurut Anda:
{[['']]}

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates