Tuesday, December 10, 2013

The Jose Movie Review
Frozen 3D

Overview
Coba tanyakan siapa saja yang pernah melewati era 80-90’an: apa yang paling membekas dari film-film animasi Walt Disney? Jawaban yang hampir pasti adalah film animasi dengan kisah yang hearty, menyenangkan, guyon yang tidak kasar namun tetap lucu, serta dipenuhi lagu-lagu indah. Seiring dengan waktu memori indah ini tergeserkan, terutama sejak animasi 3D yang dimulai, ironisnya dimulai oleh Disney sendiri (bersama Pixar). Coba diingat-ingat, kapan terakhir kali menyaksikan film animasi panjang yang menimbulkan perasaan yang sama seperti menyaksikan animasi klasik Disney macam Beauty and the Beast, Aladdin, hingga masterpiece mereka, The Lion King? I don’t really remember and I miss all that classic animation!

Well, kerinduan itu terjawab ketika tahun ini Disney memutuskan untuk menghadirkan kembali perasaan yang sama ketika menyaksikan film-film animasi klasik tersebut. Hasilnya, ada beberapa penonton yang dibawa bernostalgia ke era keemasan itu, namun ada pula yang menganggapnya cheesy karena banyak diselipi lagu (Yes, I’m talking about you, today’s generation who just started watching movies since early 2000’s!). Apapun itu, saya menyatakan Disney telah berhasil membawa kembali masa kejayaan yang mengusung segala ciri khasnya. Tentu saja kali ini mengikuti selera jaman, yaitu dengan format animasi 3D. Tak menjadi masalah, toh ia masih mengusung jiwa yang sama. Bahkan tipikal wajah karakter-karakternya sudah sangat khas Disney klasik.

Tak hanya dalam hal teknis, materi cerita yang diambil dari dongeng karya Hans Christian Andersen, pun mengalami update yang sesuai dengan jaman sekarang. Memang masih bercerita tentang kehidupan princess, namun dengan pola pikir yang jauh lebih modern. Ini yang paling utama saya kagumi. Tak mau jatuh klise seperti kisah-kisah princess yang lain sekaligus mendidik generasi modern menjadi lebih cerdas.

Tiap menit Frozen sangat enjoyable, dengan alur yang mengalir pas, lagu-lagu indah nan memorable, yang dibawakan dengan merdu, terutama oleh Kristen Bell dan Idina Menzel, dan humor-humor yang jauh dari kesan crude yang mana sedang menjadi trend di film animasi. So, if you miss the good old time Walt Disney animation classic with many updates, you better not miss Frozen on wide screen, even better in 3D! Jangan lupakan juga opening short Get A Horse! yang menampilkan Mickey Mouse versi klasik.

The Cast

Tidak bisa dipungkiri, Kristen Bell dan Idina Menzel punya bakat menyanyi yang luar biasa. Terutama sekali Idina Menzel. Untuk urusan akting, Idina jelas punya pengalaman yang cukup di film musikal, seperti di Rent dan serial Glee. Sementara Kristen Bell cukup memberi kejutan dengan kemampuan olah vokalnya yang ternyata layak disimak. 

Untuk voice talent pendukung lainnya bukan nama-nama kondang, meski juga bukan merupakan aktor baru di dunia hiburan, seperti Jonathan Groff (Kristoff), Santino Fontana (Hans), Alan Tudyk (Duke), dan tentu saja si snowball pencuri perhatian, Olaf yang diisi dengan cemerlang oleh Josh Gad. Kesemuanya terdengar pas mengisi peran masing-masing.

Technical

Tak perlu meragukan kualitas animasi Disney, bahkan untuk format 3D. Sebagai contoh, lihat saja tekstur es dan salju yang begitu detail dan nyata. Meski desain karakter-karakternya sangat khas animasi Disney yang toonish, detail latar dan tekstur dibuat real. Menjadikannya perpaduan toon dan real yang cantik.

Tata suara pun disusun dengan rapi, seimbang antara sound effect, music, dan vokal, membuat suara sepanjang durasi enak didengarkan dan terasa hidup.

Pada versi 3D, Frozen menawarkan depth yang sangat baik, meski tak banyak adegan yang memanfaatkan efek pop-out. Just try to touch the falling snow but if you want but you won’t find it touching your face.

The Essence

You’ll never know who will be your true love, and it’s about the action you do for someone you love, not only things people you love does for you.

They who will enjoy this the most

  • They who watch and like the classic Disney animation
  • The whole family member, from infant to the eldest

86th Annual Academy Awards nominee for

  • Best Animated Feature
  • Best Achievement in Music Written for Motion Pictures, Original Song - "Let It Go" by Kristen Anderson-Lopez and Robert Lopez

Lihat data film ini di IMDb. Rate film ini menurut Anda:
{[['']]}

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates